Edutalent.id, Surakarta – Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS menggelar Sosialisasi Pemanfaatan AI kepada Duta Perpustakaan dan Awardee UMS Library Digital Scholarship 2025 pada Senin, 19 Mei 2025 yang diselenggarakan di Ruang Internet Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS.
Kegiatan ini diisi oleh Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc(ITE)., yang merupakan Dosen Pendidikan Teknik Informatika UMS dan Kepala Bagian Pengelolaan dan Layanan Digital Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS.
Pemaparan awal Hardika menyampaikan analisis hasil survey pada pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Akademik serta kondisi, tantangan, dan harapan di UMS. Dari responden yang mengisi survey tersebut (4,3%) belum pernah menggunakan Tools Kecerdasan Buatan (AI). Mayoritas responden (78.9%) menggunakan teknologi berbasis AI dalam aktivitas akademik mereka dengan frekuensi yang cukup tinggi (Cukup Sering hingga Sangat Sering). Tools yang sering dipakai adalah ChatGPT, menyusul GeminiAI dan Perplexity menjadi alternatif yang cukup popular.
Menurutnya, AI banyak digunakan oleh responden untuk pencarian referensi akademik dan juga membantu menulis. Mayoritas responden (98%) mahasiswa menggunakan AI untuk menyelesaikan tugas akademik. Sedangkan hasil survey responden pada batasan etis dalam penggunaan AI untuk tugas akademik, yang memilih sangat yakin hanya (9%), ragu-ragu (39,9%), dan (42,9%) yakin. Angka yakin ini tidak cukup tinggi untuk menyimpulkan bahwa pemahaman etis sudah merata.
“Banyak ditemukan hanya copy paste jawaban AI pada mahasiswa. Saya sering menemukan itu. Bahkan saya minta baca buku di Perpus, saya suruh merangkum satu paragraf saja mereka tanyanya pakai AI. Untuk menyampaikan pendapatnya saja mereka tanyanya AI, gimana nanti cara berpikir kritisnya. Bisa jadi akan hilang tergerus. Makanya kita perlu namanya panduan,” katanya.
Hardika melanjutkan bahwa Perpustakaan mencoba mengeluarkan panduan, bagaimana batasan pemanfaatan AI supaya nalar berpikir kritis itu tetap bisa dijalankan. Panduan Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (KA) untuk Sivitas UMS (Rekomendasi Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS) dapat di akses pada https://library.ums.ac.id/ai/
Materi terakhir Hardika menyampaikan terkait Pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung perkuliahan dan riset. Materi yang disampaikan mulai dari pengertian Generative AI, jenis-jenis Generative untuk Akademik, praktik mencari referensi dengan AI, Praktik Promting dengan AI, hingga sesi diskusi dan evaluasi pemanfaatan AI.
Gandhi Rahmat Awardee UMS Library Digital Scholarship 2025 mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, dan jadi lebih mengetahui tentang penggunaan AI di bidang akademik terlebih ingin mencoba juga pada AI Scispace dan tentu Gandhi akan membagikan ke teman-teman untuk membantu dalam penulisan skripsi.
Putri Regita Ramadhani Duta Perpustakaan UMS juga mengungkapkan perasaan senangnya pada sosialisasi ini “Perasaan senang, karena menambah ilmu juga. Jadi tambah tahu Generative AI (GenAI) yang lain selain ChatGPT, soalnya AI yang sering tak pakai itu ChatGPT sama Perplexity. Apa lagi tadi aku dapat dari Scispace itu ternyata bener-bener useful banget buat aku yang mahasiswa akhir,” ungkapnya.
Putri berencana juga akan membagikan Ilmu yang sudah didapat pada sosialisasi ini. “Aku dan teman-temanku seperjuangan juga membutuhkan tools ini untuk menunjang kebutuhan tugas akhir kita, dan pastinya itu tidak akan berhenti di aku aja dan bakalan share ke temen-temen lainnya,” tegasnya.
Ia berharap juga, nanti ada pelatihan lagi yang lebih deep lagi membahasnya, karena tadi keterbatasan waktu cuma satu jam saja. Mungkin di next session bisa lebih dari satu jam dan lebih mendetail lagi supaya nanti tidak keliru cara memakainya.
Penulis: Ipung Juniyanti (Duta Perpustakaan UMS)

