Ho Chi Minh City, Vietnam – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional. Kali ini, salah satu dosen Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Annisa Fitriana Kusumawati, S.E., M.Sc., dipercaya mempresentasikan hasil penelitiannya dalam ajang prestisiusThe 7th Asia Conference on Business and Economic Studies (ACBES 2025) yang digelar di University of Economics Ho Chi Minh City (UEH), Vietnam, pada 14–15 Agustus 2025.
Konferensi berskala internasional ini diselenggarakan oleh Journal of Asian Business and Economic Studies (JABES), sebuah jurnal akademik bereputasi yang diterbitkan oleh Emerald Publishing. ACBES dikenal sebagai forum ilmiah bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas isu-isu mutakhir di bidang ekonomi dan bisnis Asia.
Dalam kesempatan tersebut, Annisa menyajikan artikel ilmiah berjudul “From Welfare to Wallet: How Human Development Fuels Fiscal Sustainability in Java”. Penelitiannya mengupas bagaimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berperan penting sebagai faktor penentu dalam menjaga keberlanjutan fiskal pemerintah daerah di Pulau Jawa.
“Bisa berdiri di forum internasional dan menyampaikan riset yang kami kerjakan di UMS adalah sebuah kehormatan. Saya percaya bahwa penelitian bukan hanya tentang publikasi, tetapi juga tentang bagaimana kami bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Annisa.
Menurut Annisa, pengalaman ini menjadi motivasi bahwa dosen muda di UMS bahkan di seluruh Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi dalam percaturan akademik global. “Jangan takut untuk bermimpi. Mimpi-mimpi kecil yang kita rakit dan kita rawat dengan kerja keras dan pengorbanan suatu hari akan tumbuh menjadi langkah besar dalam hidup kita. Bagi saya, berdiri di forum internasonal ini menjadi bukti bahwa setiap mimpi punya jalannya sendiri untuk diwujudkan. Jadi, jangan berhenti untuk bermimpi besar dan membawa nama baik kampus ke dunia internasional. Setiap langkah kecil kita di ruang riset akan berujung pada kontribusi besar untuk bangsa,” tambahnya.
Keterlibatan UMS dalam ACBES 2025 menunjukkan komitmen universitas dalam mendorong dosen-dosennya untuk aktif berkontribusi di kancah akademik global. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UMS dalam memperkuat reputasinya sebagai impactful university atau kampus berdampak, yang tidak hanya fokus pada pengembangan keilmuan di tingkat nasional, tetapi juga berorientasi pada perluasan jejaring internasional, kolaborasi riset lintas negara, serta penyebaran gagasan yang relevan dengan tantangan global.

