Program Studi Sistem Informasi UMS Perkuat Budaya Akademik melalui Diskusi Ilmiah Dosen-Mahasiswa dan Pendampingan Strategi Penyelesaian Studi

Program Studi Sistem Informasi UMS Perkuat Budaya Akademik melalui Diskusi Ilmiah Dosen-Mahasiswa dan Pendampingan Strategi Penyelesaian Studi

Surakarta, 24 Juli 2026 – Program Studi Sistem Informasi (SIF) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Ilmiah Dosen-Mahasiswa dan Strategi Penyelesaian Masa Studi Mahasiswa Sistem Informasi UMS pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang bertempat di Ruang Seminar 1 Gedung J Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS ini menjadi salah satu upaya program studi dalam memperkuat interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa, sekaligus memberikan pendampingan bagi mahasiswa dalam merencanakan penyelesaian studi secara tepat waktu.

Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dan dosen Program Studi Sistem Informasi UMS dengan rangkaian agenda berupa pemaparan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari dosen SIF UMS, serta penyampaian strategi akademik untuk mendukung percepatan masa studi mahasiswa.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Sistem Informasi UMS, Dr. Eng. Yusuf Sulistyo Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menciptakan lingkungan akademik yang aktif, kolaboratif, dan produktif. Melalui forum diskusi seperti ini, diharapkan hubungan akademik antara dosen dan mahasiswa semakin berkembang, tidak hanya dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana bagi program studi untuk memantau perkembangan akademik mahasiswa, khususnya terkait capaian pembelajaran dan strategi penyelesaian studi. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh aspek akademik, tetapi juga membutuhkan perencanaan, komunikasi, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Dr. Eng. Yusuf menyampaikan bahwa selama ini aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen terkadang masih berjalan secara terpisah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih mengenal bidang kajian yang dikembangkan oleh para dosen sehingga terbuka peluang kolaborasi dan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik.

“Sering kali dosen menjalankan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara mandiri. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai topik penelitian dan pengabdian yang dikembangkan oleh dosen Sistem Informasi UMS, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat secara langsung,” ungkapnya.

Pada sesi diskusi ilmiah, kegiatan menghadirkan dua dosen Program Studi Sistem Informasi UMS sebagai narasumber, yaitu Yudi Wahyu Wibowo, S.T., M.Eng. dan Muhammad Syahriandi Adhantoro, S.Kom., M.Kom. Kedua narasumber berbagi pengalaman serta hasil kajian yang telah dilakukan dalam bidang teknologi informasi, khususnya terkait pemanfaatan teknologi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di bidang pendidikan dan sosial.

Yudi Wahyu Wibowo, S.T., M.Eng., memaparkan hasil penelitian berjudul “Analisis Fitur terhadap Tingkat Adaptasi Siswa dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Random Forest.” Penelitian tersebut mengangkat fenomena adaptasi siswa terhadap sistem pembelajaran daring yang berkembang pesat seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan.

Dalam penjelasannya, Yudi menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat adaptasi siswa dalam mengikuti pembelajaran daring. Beberapa aspek yang dianalisis mencakup kesiapan penggunaan teknologi, kemampuan siswa dalam memanfaatkan perangkat digital, pola interaksi selama pembelajaran, serta faktor pendukung lainnya yang memengaruhi kenyamanan dan efektivitas belajar secara daring.

Metode Random Forest digunakan sebagai pendekatan machine learning untuk melakukan analisis terhadap berbagai fitur yang tersedia dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat adaptasi siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem pembelajaran digital yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna, khususnya siswa sebagai penerima manfaat utama.

Sementara itu, Muhammad Syahriandi Adhantoro, S.Kom., M.Kom., menyampaikan materi mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam pengolahan data, khususnya melalui penelitian analisis sentimen pada media sosial. Salah satu kajian yang dipaparkan adalah analisis opini masyarakat terhadap polemik ijazah yang berkembang di platform media sosial Threads.

Syahriandi menjelaskan bahwa perkembangan media sosial menghasilkan sumber data yang sangat besar dan dapat dimanfaatkan untuk memahami persepsi masyarakat terhadap suatu isu tertentu. Melalui pendekatan Natural Language Processing (NLP) dan metode analisis sentimen, data berupa teks dari media sosial dapat diolah untuk mengetahui kecenderungan opini publik, baik dalam bentuk sentimen positif, negatif, maupun netral.

Dalam penelitian tersebut, proses analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan data, pembersihan teks (text preprocessing), ekstraksi informasi, hingga proses klasifikasi sentimen menggunakan pendekatan berbasis machine learning maupun deep learning. Hasil analisis tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memahami dinamika opini publik yang berkembang di ruang digital.

Selain menyampaikan hasil penelitian, Syahriandi juga memaparkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, salah satunya melalui program Coding Class bagi siswa sekolah dasar. Program tersebut bertujuan untuk memperkenalkan konsep dasar pemrograman dan computational thinking kepada siswa sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa Sistem Informasi UMS turut dilibatkan sebagai pendamping pembelajaran. Keterlibatan mahasiswa memberikan kesempatan bagi mereka untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya pada jenjang pendidikan dasar.

Syahriandi juga menyampaikan beberapa proyek yang sedang dikembangkan dalam bidang penelitian dan pengabdian, serta menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam setiap kegiatan akademik yang dilakukan oleh dosen. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi mitra dalam menghasilkan inovasi dan solusi berbasis teknologi.

Ia menambahkan bahwa selama ini berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian yang dilakukannya telah melibatkan mahasiswa Sistem Informasi UMS secara aktif, mulai dari proses pengumpulan data, pengembangan sistem, hingga implementasi kegiatan di masyarakat.

Agenda berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai strategi penyelesaian masa studi yang disampaikan oleh Asy Syifaur Roisah Rufaidah, S.Kom., M.Eng. selaku Sekretaris Program Studi Sistem Informasi UMS. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai berbagai langkah strategis agar dapat menyelesaikan studi sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.

Asy Syifaur menjelaskan pentingnya mahasiswa memiliki perencanaan akademik yang matang, mulai dari pengaturan jumlah mata kuliah yang ditempuh setiap semester, pemantauan capaian Indeks Prestasi (IP), hingga pemenuhan berbagai persyaratan akademik yang menjadi bagian dari proses kelulusan.

Selain itu, beliau juga menyampaikan berbagai kebijakan universitas terkait standar kelulusan, termasuk ketentuan mengenai IPK, pencapaian nilai mata kuliah, penyelesaian jumlah SKS, serta kesiapan mahasiswa dalam memasuki tahap akhir studi.

Dalam pembahasan mengenai skripsi, mahasiswa diberikan gambaran mengenai tahapan yang perlu dipersiapkan, mulai dari menentukan topik penelitian yang sesuai dengan bidang keilmuan, menyusun proposal, melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing, melaksanakan penelitian, hingga menyelesaikan proses ujian akhir. Mahasiswa juga didorong untuk lebih aktif berkomunikasi dengan dosen pembimbing agar berbagai kendala selama proses penyelesaian tugas akhir dapat segera diselesaikan.

Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan sesi diskusi terbuka yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan berbagai kendala dan pengalaman selama menjalani proses perkuliahan. Mahasiswa dapat berdiskusi mengenai tantangan akademik, pengelolaan waktu, proses penyelesaian skripsi, maupun hambatan lain yang dapat memengaruhi masa studi.

Melalui sesi tersebut, program studi memperoleh masukan langsung dari mahasiswa sekaligus memberikan arahan dan solusi yang diperlukan agar mahasiswa dapat menjalani proses studi dengan lebih terarah.

Kegiatan Diskusi Ilmiah Dosen-Mahasiswa dan Strategi Penyelesaian Masa Studi ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin Program Studi Sistem Informasi UMS dalam membangun budaya akademik yang lebih kuat. Sinergi antara dosen dan mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian, sekaligus mendukung tercapainya lulusan Sistem Informasi UMS yang berkualitas dan mampu menyelesaikan studi tepat waktu.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *