Edutalent.id, Denpasar – The 2nd BIM Bali Conference berkolaborasi dengan Bali Future Lab sukses menghadirkan forum inspiratif yang mempertemukan akademisi, pelaku industri, pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha untuk membahas transformasi pariwisata melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), inovasi, dan keberlanjutan. Kegiatan yang diselenggarakan di BIM University, Kamis (9/7/2026), turut didukung oleh IPayMu sebagai salah satu mitra strategis dalam mendorong percepatan transformasi digital.
Mengusung tema “Beyond Tourism: Driving Transformation Through AI, Innovation, and Sustainability for Global Impact”, konferensi ini menghadirkan berbagai narasumber nasional maupun internasional yang membahas tantangan dan peluang sektor pariwisata, perkembangan teknologi AI, hingga strategi keberlanjutan untuk menciptakan dampak global.
Beberapa pembicara yang hadir di antaranya Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si., Dr. Drs. H. Ismoyo Soemarlan, M.Par., Adhiguna, Fian Febrian, Hera Oktadiana, Ph.D., CHE, Prof. Dr. Ni Made Eka Mahadewi, M.Par., CHE., I Made Dwi Arbani, S.T.P., M.Si., Ananda Priantara, Riza Ambadar, Ph.D., serta I Made Agus Jaya Wardana. Para narasumber berbagi gagasan mengenai masa depan industri pariwisata, penguatan inovasi berbasis teknologi, hingga penerapan AI sebagai solusi dalam menghadapi perubahan global.
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengatakan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan komunitas menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman.
“BIM University terus berkomitmen menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat. Melalui The 2nd BIM Bali Conference yang berkolaborasi dengan Bali Future Lab, kami ingin mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran baru serta pemanfaatan teknologi, khususnya Artificial Intelligence, untuk mendukung pembangunan sektor pariwisata, dunia usaha, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Prof. Harun.

Selain menjadi forum akademik dan diskusi strategis, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi diskusi yang membahas implementasi AI dan digitalisasi dalam meningkatkan kualitas layanan, pemasaran, hingga pengembangan usaha.
Kehadiran IPayMu sebagai mitra strategis semakin memperkuat komitmen bersama dalam memperluas literasi digital kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, para pelaku UMKM memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing bisnis di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Akmil Asrial selaku panitia kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan jajaran IPayMu atas suksesnya penyelenggaraan kolaborasi antara Bali Future Lab dan The 2nd BIM Bali Conference.
“Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh stakeholder serta jajaran IPayMu atas suksesnya kolaborasi dalam penyelenggaraan Bali Future Lab bersama The 2nd BIM Bali Conference. Antusiasme peserta sangat luar biasa dan menunjukkan besarnya minat masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, untuk memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan digitalisasi dalam mengembangkan usahanya. Apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dari pihak kami, atas nama BIM University kami menyampaikan permohonan maaf. Semoga kolaborasi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat yang lebih besar pada masa mendatang,” ungkap Akmil Asrial. Keberhasilan penyelenggaraan The 2nd BIM Bali Conference bersama Bali Future Lab menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan komunitas mampu menghadirkan ruang kolaborasi yang produktif. Melalui forum seperti ini, BIM University berharap lahir lebih banyak inovasi yang dapat memperkuat transformasi digital, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendukung pengembangan pariwisata Indonesia yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di era Artificial Intelligence. (Eko/Humas)
