Mahasiswa KKN FKIP UMS Gelar Pelatihan AI untuk Siswa SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri, Tingkatkan Literasi Teknologi Siswa

Mahasiswa KKN FKIP UMS Gelar Pelatihan AI untuk Siswa SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri, Tingkatkan Literasi Teknologi Siswa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengenalan dan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi siswa kelas XI dan XII SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa sekaligus memperkenalkan pemanfaatan AI secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab di dunia pendidikan.

Pelatihan diawali dengan pretest tertulis untuk mengukur pemahaman awal siswa tentang AI. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai konsep AI. Selama ini, AI lebih banyak digunakan sebagai alat bantu mengerjakan tugas sekolah tanpa memahami cara kerja, manfaat, serta risiko penggunaannya.

Dalam sesi materi, mahasiswa PTI UMS menjelaskan konsep dasar Artificial Intelligence secara sederhana. AI diperkenalkan sebagai sistem komputer yang mampu belajar dari data, mengenali pola, dan menghasilkan prediksi atau jawaban. Materi juga dilengkapi dengan contoh penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari, seperti rekomendasi konten media sosial, navigasi Google Maps, serta fitur kamera ponsel pintar.

Selain itu, siswa dikenalkan pada berbagai jenis AI yang umum digunakan, seperti chatbot, AI pembuat gambar, AI suara, dan sistem rekomendasi digital. Tim pemateri juga menekankan manfaat AI dalam pembelajaran, seperti membantu merangkum materi, mencari ide, latihan soal, hingga pengecekan pemahaman konsep.

Namun, pelatihan ini juga menggarisbawahi risiko penggunaan AI, termasuk potensi kesalahan informasi, hoaks, serta plagiarisme. Oleh karena itu, siswa diberikan pemahaman tentang etika penggunaan AI secara bertanggung jawab, seperti tidak menyalin jawaban mentah, menjaga privasi data, serta melakukan verifikasi informasi dari berbagai sumber.

Pada sesi praktik, siswa diajak memanfaatkan AI untuk membuat poster edukatif bertema anti-bullying. Dengan bantuan AI generatif, siswa belajar menyusun ide, judul, slogan, serta visual poster secara kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kreativitas sekaligus meningkatkan literasi digital siswa.

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di mana sebagian besar siswa sudah memahami konsep dasar AI, cara kerja, manfaat, serta etika penggunaannya dalam pembelajaran.

Shandy yusril selaku Mahasiswa PTI UMS menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memanfaatkan teknologi AI secara bijak dan produktif. “AI bukan hanya untuk membantu mengerjakan tugas, tetapi bisa menjadi alat belajar yang efektif jika digunakan dengan benar dan bertanggung jawab,” ungkapnya

Melalui kegiatan ini, lanjutnya,  mahasiswa PTI UMS berharap siswa SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri semakin siap menghadapi era digital dan mampu menggunakan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi diri. Kegiatan pelatihan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di sekolah menengah.

Penulis: Shandy Yusril Fadlullah (Mahasiswa PTI UMS)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *